Pelayanan yang memfasilitasi pengentasan masalah pribadi individu dengan mendayagunakan suasana kebersamaan dalam kelompok yang hidup dan berkembang, individu dilatih untuk berkomunikasi dan mengentaskan masalah secara bersama-sama. Keberadaan anggota kelompok dapat sebagai bentuk dukungan moril bagi anggota kelompok yang masalahnya dibahas.
Konseling kelompok merupakan salah satu bentuk program Bimbingan dan Konseling yang diperuntukan untuk banyak individu. Menurut Gazda (dalam Adhiputra, 2015:24) Konseling kelompok adalah proses hubungan antar pribadi yang dinamis (dalam kelompok), yang memusatkan pada tingkah laku sadar dan mempergunakan fungsi terapi yang bersifat permisif, orientasi realitas, katarsis, saling percaya, saling memelihara, saling mengerti, saling menerima & saling mendukung. Sedangkan menurut Panduan Operasional Pelaksaan BK (2016:50) konseling kelompok diberikan diberikan kepada sejumlah peserta didik/konseli dalam suasana kelompok dengan memanfaatkan dinamika kelompok untuk saling belajar dari pengalaman para anggotanya sehingga individu dapat mengatasi masalah.
Prayitno (2012:87) memaknai lebih sederhana bahwa konseling kelompok adalah proses kegiatan dalam kelompok melalui interaksi sosial yang dinamis diantara anggota kelompok untuk membahas masalah yang dialami setiap anggota kelompok sehingga ditemukan arah & cara pemecahan yang paling tepat & memuaskan. Oleh sebab itu dalam Bimbingan dan Konseling untuk menyelesaikan masalah individu tidak hanya dapat dilakukan melalui format individual saja pada konseling individual, akan tetapi juga bisa melalui konseling kelompok yang mendayagunakan suasana kebersamaan dalam kelompok untuk mengentaskan masalah. Menjadikan masalah pribadi salah satu anggota sebagai masalah bersama anggota kelompok untuk didalami, dianalisis dan dientaskan bersama-sama. Keberadaan anggota kelompok dapat sebagai bentuk dukungan moril bagi anggota kelompok yang masalahnya dibahas.







